Bandung – Baladpandawa.com
Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) ABUJAPI 2026 di Harris Hotel & Conventions Center, Jalan Ciumbuleuit No. 50–58, Hegarmanah, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (11/8/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.30 WIB tersebut dihadiri pengurus ABUJAPI dari 31 provinsi di Indonesia. Jawa Barat dipercaya oleh Badan Pengurus Pusat (BPP) ABUJAPI sebagai tuan rumah pelaksanaan Rakernas dan Rapimnas ABUJAPI 2026.
Pada pembukaan kegiatan, turut hadir Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan bersama unsur Kepolisian Republik Indonesia (Polri) serta sejumlah pihak terkait.
Kehadiran Wakil Gubernur Jawa Barat menjadi bentuk perhatian dan dukungan pemerintah daerah terhadap perkembangan industri jasa pengamanan sekaligus keberadaan Satuan Pengamanan (Satpam) sebagai bagian penting dalam mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.
Ketua Umum Badan Pengurus Daerah (BPD) ABUJAPI Jawa Barat, H. Rudi Nursoleh, S.E., turut hadir bersama jajaran pengurus ABUJAPI Jawa Barat. Rakernas dan Rapimnas juga dihadiri Ketua Umum beserta jajaran BPP ABUJAPI serta perwakilan pengurus cabang dari berbagai wilayah Indonesia.
Dalam forum tersebut, unsur Kepolisian memberikan apresiasi terhadap kontribusi ABUJAPI dalam mendukung sektor keamanan. Sinergi antara Polri, ABUJAPI, Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) dan Satpam dinilai menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengamanan yang profesional, terukur dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Selain membahas penguatan organisasi, salah satu fokus utama Rakernas dan Rapimnas ABUJAPI 2026 adalah peningkatan kesejahteraan dan profesionalisme tenaga Satpam.
Peningkatan kesejahteraan dinilai tidak dapat dipisahkan dari upaya membangun profesionalisme Satpam.
Dengan dukungan terhadap kualitas sumber daya manusia, peningkatan kompetensi serta tata kelola BUJP yang semakin baik, industri jasa pengamanan diharapkan mampu berkembang secara profesional sekaligus memberikan pelayanan pengamanan yang berkualitas.
ABUJAPI juga mendorong penguatan sistem pengawasan bersama ke depan sebagai bagian dari upaya meningkatkan tata kelola industri jasa pengamanan di Indonesia.
Pengawasan yang dilakukan secara sinergis diharapkan mampu menciptakan industri yang sehat, profesional, transparan dan memiliki standar pelayanan yang semakin baik.
Rakernas dan Rapimnas ABUJAPI 2026 menjadi momentum strategis bagi seluruh jajaran organisasi untuk melakukan evaluasi, menyusun agenda kerja serta merumuskan langkah-langkah penguatan industri jasa pengamanan di Indonesia.
Melalui forum nasional tersebut, ABUJAPI diharapkan dapat menghasilkan berbagai program strategis yang mampu memperkuat sinergi antara ABUJAPI, BUJP, Satpam dan Polri, sekaligus meningkatkan profesionalisme, kompetensi serta kesejahteraan tenaga Satuan Pengamanan di seluruh Indonesia.
Dengan sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, Polri, pelaku usaha jasa pengamanan dan tenaga Satpam, industri jasa pengamanan diharapkan semakin mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban serta memberikan rasa aman bagi masyarakat.
Hilman R






