Bandung – Baladpandawa.com
Musyawarah Daerah (Musda) XII DEPIDAR Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Jawa Barat resmi dibuka di Hotel Horison Bandung, Sabtu (29/8/2026).
Digelar selama dua hari hingga Minggu (30/8/2026), Musda XII menjadi momentum strategis bagi organisasi pendiri Partai Golkar tersebut untuk melakukan evaluasi kepengurusan sekaligus menentukan arah perjuangan SOKSI Jawa Barat untuk lima tahun ke depan.

Pembukaan Musda XII SOKSI Jawa Barat berlangsung dengan nuansa politik dan organisasi yang kuat. Sejumlah tokoh penting hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat M. Daniel Syafiuddin, Ketua Umum Depinas SOKSI Dr. Mukhamad Misbakhun, M.H., serta para utusan DEPICAB SOKSI dari 27 kabupaten dan kota se-Jawa Barat.

Ketua DEPIDAR SOKSI Jawa Barat, Drs. H. Yod Mintaraga, M.P.A., menegaskan bahwa Musda XII bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum penting yang akan menentukan perjalanan dan masa depan SOKSI Jawa Barat.
Musda XII tahun 2026 ini merupakan momentum krusial bagi perjalanan organisasi kita ke depan, tegas Yod Mintaraga dalam sambutannya.
Pria yang akrab disapa Mang Yod tersebut menyampaikan, sepanjang periode kepengurusan 2021–2026, SOKSI Jawa Barat telah melalui berbagai dinamika politik dan organisasi. Namun, di tengah berbagai tantangan tersebut, SOKSI tetap menunjukkan perannya sebagai salah satu kekuatan kaderisasi dan perjuangan politik di Jawa Barat.
Menurutnya, salah satu catatan penting dalam perjalanan organisasi adalah keberhasilan kader murni SOKSI yang kemudian mendapat kepercayaan untuk memimpin DPD Partai Golkar Jawa Barat.
Transisi Kepemimpinan Harus Elegan dan Demokratis
Mang Yod menekankan pentingnya menjaga proses pergantian kepemimpinan agar berlangsung secara elegan, demokratis dan tetap mengedepankan soliditas seluruh kader.
Selain menjadi forum pertanggungjawaban kepengurusan periode 2021–2026, Musda XII juga akan membahas berbagai agenda strategis melalui sidang-sidang organisasi dan komisi.
Seluruh proses tersebut menjadi bagian penting dalam menentukan arah kepemimpinan serta program perjuangan SOKSI Jawa Barat pada periode berikutnya.
Saya berharap seluruh proses Musda berjalan dengan baik, tertib, demokratis dan menghasilkan keputusan terbaik bagi organisasi, ujarnya.
Mang Yod juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan tamu undangan yang hadir dalam pembukaan Musda XII SOKSI Jawa Barat.
Menurutnya, kehadiran Ketua Umum Depinas SOKSI, Gubernur Jawa Barat, Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, serta seluruh utusan DEPICAB dari 27 kabupaten dan kota menjadi bukti bahwa SOKSI Jawa Barat tetap solid dan aktif menjalankan garis perjuangan organisasi.
Diawali Pendidikan Politik hingga Sidang Organisasi
Rangkaian Musda XII SOKSI Jawa Barat diawali dengan pembekalan pendidikan dan wawasan politik bagi kader SOKSI yang diberikan oleh DPD Partai Golkar Jawa Barat.
Setelah pembukaan resmi, agenda dilanjutkan dengan penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus periode 2021–2026, pembahasan melalui sidang-sidang komisi, hingga proses penentuan kepemimpinan SOKSI Jawa Barat untuk periode mendatang.
Ketua Panitia Organizing Committee (OC), Cucu Sugyati, bersama jajaran panitia turut memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai agenda yang telah ditetapkan.
Musda XII diharapkan menjadi ruang konsolidasi besar bagi kader SOKSI Jawa Barat untuk memperkuat persatuan organisasi sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis menghadapi dinamika politik ke depan.
Buku “Mang Yod: Legenda Parlemen Delapan Periode” Resmi Diluncurkan
Di tengah agenda politik dan organisasi, Musda XII SOKSI Jawa Barat juga menghadirkan momen yang sarat makna dengan diluncurkannya buku biografi Drs. H. Yod Mintaraga, M.P.A.
Buku bertajuk “Mang Yod: Legenda Parlemen Delapan Periode” tersebut mengangkat perjalanan panjang Yod Mintaraga sebagai politisi senior Partai Golkar sekaligus merekam kiprahnya di dunia parlemen dan organisasi.
Judul buku tersebut merujuk pada perjalanan politik Mang Yod yang berhasil memenangkan pemilihan legislatif selama delapan periode berturut-turut, sebuah pencapaian yang disebut telah mendapatkan pengakuan melalui rekor MURI.
Peluncuran buku tersebut tidak sekadar menjadi peluncuran sebuah karya biografi, tetapi juga menjadi dokumentasi perjalanan panjang seorang kader dan catatan sejarah tentang konsistensi perjuangan politik selama puluhan tahun.
Di tengah momentum pergantian kepemimpinan SOKSI Jawa Barat, peluncuran buku tersebut menjadi simbol pewarisan pengalaman, sejarah dan nilai-nilai perjuangan kepada generasi kader berikutnya.
Musda XII SOKSI Jawa Barat pun tidak hanya menjadi panggung pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi ruang konsolidasi, evaluasi dan pewarisan nilai perjuangan organisasi.
Dengan seluruh rangkaian agenda yang berlangsung hingga Minggu (30/8/2026), Musda XII DEPIDAR SOKSI Jawa Barat diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan baru yang solid serta rekomendasi strategis untuk memperkuat organisasi dan meningkatkan kontribusi SOKSI terhadap perjuangan politik Partai Golkar di Jawa Barat.
Musda XII menjadi momentum bagi SOKSI Jawa Barat untuk menatap lima tahun ke depan dengan semangat persatuan, soliditas dan regenerasi kepemimpinan.
Hilman R






