Kota Bandung -baladpandawa.com
Menjadi saksi hidup kembalinya semangat rock klasik ke panggung hiburan Kota Bandung. Grup band tribute asal Bandung, Eksentrics, sukses membakar semangat ribuan penonton dalam pertunjukan spektakuler di Cave Iteung, Jalan Purnawarman No. 8.(27/6/2025).
Membawakan lagu-lagu legendaris milik The Rolling Stones, mereka mengguncang suasana dan membawa penonton larut dalam gelombang nostalgia dan atmosfer musik yang membara.
Eksentrics, yang didirikan pada November 2002 oleh Yosep Stones, merupakan bentuk penghormatan dan kecintaan terhadap band legendaris asal Inggris, The Rolling Stones. Dengan gaya eksentrik, permainan yang enerjik, dan totalitas panggung yang maksimal, Eksentrics menghadirkan kembali jiwa dan karakter Stones dalam versi lokal yang otentik dan membumi.
“Nama grup ini kami bentuk atas inisiasi pribadi, karena kami ingin membawa kembali semangat dan karakter The Rolling Stones ke hadapan publik Indonesia, khususnya Bandung, dalam bentuk yang bisa dirasakan dan dinikmati oleh semua generasi,” ungkap Yosep Stones dalam konferensi pers usai pertunjukan.

Tak hanya milenial, penonton malam itu datang dari berbagai rentang usia — dari penggemar lama hingga penikmat baru yang penasaran dengan warna musik legendaris yang tak lekang oleh zaman.
“Alhamdulillah, Eksentrics masih eksis hingga hari ini. Ini semua berkat cinta dari para penggemar rock yang setia. Tidak hanya di Bandung, kami mulai dikenal di berbagai kota di Indonesia. Ini membuktikan bahwa semangat musik The Rolling Stones masih sangat relevan,” tambah Yosep.
Baginya, Eksentrics bukan sekadar band hiburan, melainkan bagian dari gerakan budaya yang terus menjaga nyala sejarah musik dunia. Ia menilai penting bagi generasi muda untuk memahami akar musik, agar mampu menciptakan identitas musikal yang kuat dan orisinal.
Lebih jauh, Yosep menyerukan pentingnya dukungan dari pemerintah dan swasta dalam regenerasi musisi lokal. Ia menekankan bahwa musik klasik dan band tribute bukan sekadar nostalgia, tapi juga ruang pembelajaran dan ekspresi kreatif.
“Kepada generasi muda, kami ajak kalian semua untuk terus menyalurkan semangat bermusik. Musik adalah bahasa universal. Ia bisa menyatukan kita di tengah segala perbedaan,” tegas Yosep dengan penuh semangat.
Malam itu, Eksentrics tampil bukan sekadar memainkan lagu, melainkan membawakan jiwa dan semangat rock sejati ke hadapan publik. Dengan energi tak pernah padam, mereka membuktikan bahwa warisan musik legendaris akan terus hidup selama ada generasi yang mencintai dan menjaganya.

Bandung kembali bergemuruh malam itu — bukan oleh modernitas yang bising, tapi oleh gema rock klasik yang tak pernah mati. Eksentrics bukan hanya bermain musik, mereka menghidupkan warisan, menjaga semangat, dan menyatukan generasi dalam dentuman nada yang mengguncang.
HR






