Kota Bandung – baladpandawa.com
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat resmi menutup rangkaian kegiatan tahun 2025 dengan menggelar Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) di Hotel Elcavana, Kota Bandung, Selasa (23/12/2025). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk konsolidasi organisasi sekaligus evaluasi pembinaan olahraga prestasi di Jawa Barat.
Rakerprov KONI Jawa Barat tahun 2025 mengangkat tema “Budaya Prestasi Berkelanjutan untuk Jabar Istimewa: Atlet Dijaga, Organisasi Ditata” dan diikuti oleh 308 peserta. Peserta berasal dari jajaran pengurus KONI Jawa Barat, KONI kabupaten/kota se-Jawa Barat, pengurus cabang olahraga, serta unsur terkait lainnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, unsur Forkopimda Jawa Barat, serta Asisten Daerah I Provinsi Jawa Barat, Drs. Asep Sukmana, M.Si. Hadir pula jajaran pengurus harian KONI Jabar, dewan guru, dewan penasihat, serta para ketua cabang olahraga tingkat provinsi.
Ketua Umum KONI Jawa Barat, Prof. Dr. Muhammad Budiana, S.IP., M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa Rakerprov 2025 menjadi langkah awal penyatuan visi dan kesiapan keluarga besar olahraga Jawa Barat dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 serta pembinaan jangka panjang menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang.
“Rakerprov ini menjadi momentum awal persiapan Porprov 2026. Kami telah menyiapkan payung hukum yang berkeadilan dan tetap konsisten dalam pembinaan prestasi olahraga. Untuk menghadapi PON, KONI Jawa Barat juga telah menjalankan program dekonsentrasi atlet sejak tahun ini,” ujar Budiana.
Ia menegaskan komitmen Jawa Barat untuk mempertahankan supremasi sebagai juara umum PON melalui pembinaan atlet yang berkelanjutan dan tata kelola organisasi olahraga yang profesional serta akuntabel.
Dalam kesempatan tersebut, Budiana juga menyampaikan apresiasi atas prestasi atlet-atlet Jawa Barat di ajang SEA Games. Sejumlah atlet berhasil menyumbangkan medali emas dari berbagai cabang olahraga, di antaranya triathlon oleh Amalan Rasyid dengan raihan tiga medali emas, atletik, menembak oleh Dery, pencak silat oleh Asep Yuda asal Kota Bekasi, dayung oleh Indra Hidayat dari Kabupaten Bandung, balap sepeda oleh Riska dari Kabupaten Sumedang, sepaktakraw oleh Leni, serta bowling oleh Alisa, dan cabang olahraga lainnya.
Sementara itu, Abah Oting, Ketua Pexi Cabang Kota Bandung, menyampaikan rasa terima kasih dan kebanggaannya atas diterimanya Persatuan Pexi sebagai bagian dari KONI Jawa Barat. Ia berharap sinergi tersebut dapat memperkuat pembinaan dan prestasi olahraga daerah.
“Kami berharap dukungan dari Bapak Gubernur Jawa Barat dalam pemberian penghargaan bagi para atlet peraih prestasi SEA Games. KONI Jawa Barat akan terus mendorong peningkatan prestasi olahraga di seluruh daerah,” pungkas Budiana.
Pada Rakerprov ini juga disampaikan rencana pemberian penghargaan kepada Ketua Umum Gymnastics Indonesia, sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya melalui bantuan peralatan senam senilai Rp2 miliar untuk pengembangan olahraga senam di Jawa Barat.
Rakerprov KONI Jawa Barat 2025 diharapkan menjadi fondasi kuat dalam menjaga kualitas atlet, memperkuat organisasi, serta mewujudkan prestasi olahraga Jawa Barat yang berkelanjutan menuju Jabar Istimewa.
Yudhi





