BANDUNG – Baladpandawa.com
Kongres Luar Biasa (KLB) Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Barat yang digelar di Hotel Horison, Kota Bandung, Sabtu (17/10/2026), menetapkan Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Buky Wibawa Karya Guna, sebagai Ketua Umum Asprov PSSI Jawa Barat periode 2026–2030 melalui mekanisme aklamasi.
Penetapan tersebut mendapat sambutan dari sejumlah pemangku kepentingan sepak bola, termasuk manajemen Bionsa FC. Terpilihnya Buky diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan kualitas kompetisi, serta mendorong pembinaan atlet sepak bola di Jawa Barat.
Asep Tedy Permana, peserta KLB yang mewakili manajemen Bionsa FC, menilai pelaksanaan kongres berlangsung kondusif dan mengedepankan kebersamaan.
“Pelaksanaan Kongres Luar Biasa PSSI Jawa Barat di Hotel Horison Kota Bandung ini berjalan sangat kondusif, demokratis, dan penuh rasa kekeluargaan. Terpilihnya Bapak Buky Wibawa Karya Guna secara aklamasi menunjukkan soliditas jajaran Asosiasi PSSI Kabupaten/Kota serta klub-klub anggota di Jawa Barat,” ujar Asep saat dimintai tanggapan oleh awak media Liputan4.com, Sabtu (17/10/2026).
Menurut Asep, pengalaman Buky dalam kepemimpinan publik diharapkan dapat menjadi modal untuk mendorong pengelolaan organisasi sepak bola yang lebih profesional, transparan, dan berorientasi pada prestasi.
Ia juga berharap kepengurusan baru mampu membangun komunikasi yang efektif dengan seluruh anggota, sehingga berbagai program pengembangan sepak bola dapat berjalan secara berkesinambungan.
Bionsa FC Harapkan Sinergi dengan Klub Semakin Kuat
Dukungan serupa disampaikan Ketua Umum Bionsa FC, Dandan Hermawan. Ia mengucapkan selamat atas terpilihnya Buky Wibawa Karya Guna sebagai Ketua Umum Asprov PSSI Jawa Barat untuk periode 2026–2030.
“Secara khusus, kami dari manajemen Bionsa FC mengucapkan selamat dan sukses yang sebesar-besarnya kepada Bapak Buky Wibawa Karya Guna atas terpilihnya beliau sebagai Ketua PSSI Jawa Barat periode 2026–2030,” kata Dandan.
Ia berharap kepemimpinan baru dapat mempererat sinergi antara Asprov PSSI Jawa Barat dan klub-klub anggota, sekaligus menghadirkan program pembinaan yang terarah dan kompetisi yang semakin berkualitas.
“Mudah-mudahan pembinaan usia dini, kompetisi daerah, hingga prestasi sepak bola Jawa Barat secara keseluruhan bisa jauh lebih maju, sukses, dan melahirkan bakat-bakat emas untuk tingkat nasional maupun internasional,” ungkapnya.
Tantangan Kepemimpinan Baru PSSI Jawa Barat
Terpilihnya Buky Wibawa melalui aklamasi menjadi awal bagi kepengurusan Asprov PSSI Jawa Barat untuk menjalankan mandat organisasi selama empat tahun ke depan.
Dukungan dari asosiasi kabupaten/kota dan klub anggota diharapkan dapat diterjemahkan menjadi program kerja nyata, terutama dalam peningkatan kualitas kompetisi, pembinaan pemain usia dini, penguatan organisasi, serta pemerataan kesempatan bagi klub untuk berkembang.
Ke depan, kepengurusan baru juga dihadapkan pada tuntutan untuk membangun tata kelola yang transparan dan akuntabel, menjaga integritas kompetisi, serta memperluas ruang bagi munculnya talenta-talenta sepak bola potensial dari berbagai daerah di Jawa Barat.
Bagi Bionsa FC, momentum pergantian kepemimpinan ini diharapkan menjadi kesempatan untuk memperkuat kolaborasi antara organisasi dan klub demi kemajuan sepak bola di Tanah Pasundan.

Momentum positif ini makin lengkap dengan capaian gemilang Proton FC. Klub kebanggaan Jawa Barat tersebut sukses meraih gelar juara di kompetisinya dan kini resmi melenggang ke kasta tertinggi futsal profesional Indonesia.
”Kami punya cita-cita yang sama: memajukan olahraga dan melahirkan atlet berprestasi. Futsal Jabar siap bersinergi penuh di bawah kepemimpinan baru Asprov PSSI Jawa Barat,” tutup Tony optimis.
Tentang Asprov PSSI Jawa Barat 2026–2030:
Dengan nakhoda baru, publik sepak bola Jawa Barat kini menantikan langkah nyata penguatan organisasi, pembinaan usia dini yang berkelanjutan, serta sinergi lintas sektor demi mengembalikan kejayaan olahraga Pasundan di kancah nasional maupun internasional.
Dengan berakhirnya KLB dan terpilihnya ketua umum baru, perhatian kini tertuju pada langkah konkret kepengurusan PSSI Jawa Barat periode 2026–2030 dalam mewujudkan kompetisi yang berkualitas, pembinaan berkelanjutan, dan prestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Hilman R





