Kutawaringin Kabupaten Bandung – baladpandawa.com
Dalam dunia perfilman lokal, nama Kang Yadi Mulyadi kian dikenal sebagai sosok multi-talenta yang tak hanya piawai menyutradarai, namun juga aktif dalam berbagai gerakan sosial dan pendidikan. Pria kelahiran Bandung, 4 Maret 1985 ini merupakan anak bungsu dari lima bersaudara, dan kini menjadi tokoh inspiratif yang patut diperhitungkan di Jawa Barat.
Karya Film: Sinetron Komedi yang Sarat Nilai Sosial
Sebagai sutradara, Kang Yadi telah melahirkan beberapa karya sinetron komedi yang mengangkat kehidupan masyarakat desa dengan pendekatan humor yang mendidik. Beberapa karyanya antara lain:
Kampung Tagiwur (2 episode),
Lembur Malati (360 episode),
Sang Penghayal (60 episode).
Ketiga sinetron tersebut tidak hanya menghibur, tapi juga memuat pesan moral, budaya lokal, dan semangat gotong royong khas masyarakat Sunda. Melalui gaya penyutradaraan yang santai namun penuh makna, Kang Yadi berhasil menghidupkan kembali sinetron sebagai media edukasi masyarakat.
Aktivis Sosial dan Pendidikan
Tak hanya aktif di dunia film, Kang Yadi juga dikenal luas sebagai pendiri Yayasan Yatim dan Dhuafa Pandawa Putra Indonesia, sebuah lembaga sosial yang bergerak dalam pendidikan, kesejahteraan, dan pemberdayaan anak-anak yatim serta kaum dhuafa. Di bawah naungan yayasan ini, telah banyak program pendidikan, pelatihan keterampilan, dan bantuan kemanusiaan yang dijalankan untuk masyarakat marjinal.

Ia juga menjabat sebagai Kepala Madrasah AL-Jihad, sebuah lembaga pendidikan Islam yang berfokus pada pembentukan karakter, akhlak, dan kecintaan terhadap ilmu pengetahuan.
Peran di Dunia Media dan Lingkungan
Sebagai Direktur Media BaladPandawa, Kang Yadi memanfaatkan kekuatan media untuk menyuarakan isu-isu sosial, budaya, dan lingkungan. Salah satu inisiatif besarnya adalah menggagas gerakan “Cabut Paku, Lindungi Pohon”, sebuah kampanye lingkungan bersama Forum BaladPandawa yang bertujuan menyelamatkan pohon dari kerusakan akibat paku spanduk dan iklan liar.
Visi, Misi, dan Cita-Cita
Kang Yadi Mulyadi membawa visi besar untuk menjadikan seni, pendidikan, dan kegiatan sosial sebagai jalan menuju masyarakat yang mandiri, sadar lingkungan, dan saling peduli.
Visinya:
Membangun generasi cerdas, berkarakter, dan berjiwa sosial melalui karya kreatif dan pengabdian nyata.”
Misinya:
Menyebarkan nilai-nilai kebaikan melalui media film dan sinetron edukatif.

Memberdayakan anak yatim dan dhuafa agar memiliki masa depan yang lebih baik.
Mengembangkan pendidikan berbasis nilai-nilai keislaman dan sosial.
Mengajak masyarakat mencintai dan melindungi lingkungan melalui gerakan nyata.
Menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah, masyarakat, dan generasi muda dalam menyelesaikan isu-isu sosial.
Cita-citanya: Kang Yadi bercita-cita mendirikan sekolah kreatif gratis bagi anak-anak yatim dan kaum dhuafa yang fokus pada seni, teknologi, dan kepemimpinan. Ia juga ingin mengembangkan komunitas film berbasis desa agar masyarakat pedesaan memiliki ruang berekspresi sekaligus memperkuat identitas budaya lokal.
Tentang Kang Yadi Mulyadi
Kang Yadi adalah figur inspiratif dari Bandung yang menggabungkan seni, sosial, pendidikan, dan lingkungan dalam satu visi perjuangan. Lewat karya-karyanya dan aktivitas sosialnya, ia terus menanam benih perubahan demi Indonesia yang lebih peduli, kreatif, dan bermartabat.
Red






