Bandung – baladpandawa.com

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bandung dalam menjaga ketertiban dan kekhusyukan umat beragama selama libur panjang Hari Raya Waisak 2569 BE/2025. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah penutupan sementara seluruh tempat hiburan malam di Kota Bandung.

“Seperti saat puasa, Nyepi, Lebaran, dan Paskah, kali ini pun saat Waisak semua tempat hiburan malam kami tutup. Ini bentuk keadilan kami dalam menjaga kekhidmatan hari-hari besar keagamaan,” ujar Farhan usai memimpin Apel Persiapan Pengamanan Konvoi Persib Juara di Plaza Balai Kota Bandung, Senin (12/5/2025).

Farhan menyampaikan bahwa Bandung mengalami lonjakan signifikan dalam tingkat hunian hotel selama libur Waisak, menandakan tingginya jumlah kunjungan wisatawan. Namun, hal ini turut berdampak pada kepadatan lalu lintas di sejumlah titik strategis, terutama menuju kawasan Bandung Utara.

“Hotel penuh, wisatawan banyak, tapi memang jalanan cukup padat karena kendaraan yang masuk ke Bandung sangat banyak. Kami sudah siapkan rekayasa lalu lintas, tentu disesuaikan dengan arahan kepolisian,” jelasnya.

Untuk menjamin kenyamanan pengunjung, Pemkot Bandung juga mengerahkan Satpol PP guna menertibkan praktik parkir liar, tarif delman yang tidak wajar, hingga pengamen yang bersikap memaksa.

“Kami pastikan ketertiban jalan tetap terjaga. Petugas akan mengawasi aktivitas pekerja informal agar tidak merugikan wisatawan atau warga,” tegas Farhan.

Lebih lanjut, ia memprediksi bahwa dalam empat hari libur Waisak ini, jumlah wisatawan yang masuk ke Bandung menembus angka 500 ribu orang, dengan rata-rata masa menginap dua malam.

“Bandung ini kota tujuan wisata, jadi ekonomi sangat terasa berputar. Tapi yang lebih penting, ini jadi peluang kerja, baik tetap maupun sementara, terutama bagi yang terdampak PHK atau yang masih menganggur,” pungkasnya.

Admin